Pada masa sekarang ini, kita hidup di era yang sudah sangat maju. Hampir semua yang berkaitan dengan kehidupan, sudah ada yang versi digitalnya. Dan akan terus berkembang segala teknologi yang dapat mempermudah hidup manusia. tentu hal itu dapat membantu kita dalam mengembangkan wawasan dan juga meningkatkan kemajuan karier menuju tahap yang lebih baik. Segala macam ilmu sudah bisa kita dapatkan dari internet. Segala macam hal bisa kita komunikasikan melalui handphone.
Namun, sebuah problema tentu muncul ketika pada kenyataannya, kemajuan zaman di era digital ini juga bisa berdampak buruk pada kehidupan manusia. Segala kehidupan serba terbuka dan dapat diakses melalui media digital, tentu hal ini juga dapat merusak pemikiran manusia itu sendiri.
Mengiringi kondisi yang ada pada saat ini, pentingnya Personal Branding bagi seseorang telah menjadi hal mutlak untuk dapat berkompetisi di dunia yang serba cepat dan praktis ini. Kemampuan seseorang dalam mengejar karir dan usaha yang cemerelang tidak lagi di lihat dari kerja keras. Keunggulan kita yang harus menonjol adalah dengan meningkatkan kecerdasan fikiran dan jua emosional kita. Karena setiap apa yang kita lakukan membutuhkan kemampuan kita dalam berfikir dan memahami serta bertindak.


2nd Caption 🙂 
Kelebihan dan kekurangan ini yang mestinya menjadikan kita untuk lebih bersemangat dalam meningkatkan kemampuan melalui diri sendiri. Personal branding mampu membawa diri kita untuk dapat berkontribusi pada dunia, sehingga kita bisa menjadi ahli dibidang yang menjadi keunggulan kita dan bermanfaat bagi banyak orang.
Proses pembentukan personal branding terdiri dari 2 area, yakni :
1. Alami (natural)
Yaitu seseorang yang dengan alami sudah melakukan personal branding tanpa disadarinya. hadir bisa dari tuntuan profesi, achievement yang diraih, talenta yang melekat dari kecil (skill main music, pidato, tampil), habit yg baik (ex. Suka baca buku, koran), jiwa kompetisi yang tinggi (sering ikut lomba), open mindset (traveling, belajar hal baru, Bahasa, hobby).
2. Buatan (by design)
Yaitu seseorang yang dengan sengaja menciptakan personal brandingnya untuk mencapai hal tertentu. Hadir dari keinginan utk upgrade diri menjadi lebih besar, merubah kehidupan sosialnya menjadi sesuai yang diinginkan.
Jadi di ke 2 ini mana yg benar?? Semua nya benar ya. Setiap orang selalu unik dengan pemikiran, kelebihan, dan juga pengalamannya yang dapat menjadi aset personal branding yang kuat. Terus di asah, di upgrade ya tanpa rekayasa atau FAKE ya. (biasanya fake) itu dengan cara instant, hanya berupa postingan saja, atau caper saja, Ketika dalam aksi nya tidak dapat mewakili apa yang telah ia gambarkan sehingga membuatnya tidak credible, tidak sejalan dengan branding nya itu adalah personal branding yang salah ya.
Perlu pemahaman yang luas dan persiapan diri yang sangat terbuka dalam menciptakan personal branding. Menemukan apa yang mau kita tunjukan pada dunia dan kebermanfaatan apa yang bisa di berikan akan sangat kompleks jika kita tidak mengetahui system dan pemahaman terkait personal branding.
Melalui ruang belajar workshop personal branding, peserta tidak hanya dapat menemukan personal branding nya dengan baik. Namun mampu mengaktualisasikan dirinya dan berkesempatan memiliki networking yang dapat membangun karir dan usahanya. Memilih cara belajar sesuai personality nya akan jauh lebih maksimal. Silahkan bergabung di public workshop personal branding Bersama Indah Warsetio, sebagai Personal Branding Coach anda.
Menurutnya, Personal branding adalah Proses aktivasi dari sebuah makna, nilai dan perilaku yang unggul, berhubungan dengan sebuah estetika yang dapat ditangkap oleh visual penglihatan kita dan dapat dirasakan secara emosional.
Terus lebarkan sayapmu untuk mencapai kesuksesan, personal branding dengan focus satu hebat.


